Hai hai TemaNda!
Berangkat dari pengalaman belajar dan bekerja di dunia desain interior, Manda memahami satu hal, bahwa ruang kerja yang nyaman tidak hanya soal fungsi, tapi juga soal rasa. Tentang bagaimana sebuah ruang bisa membantu kita lebih fokus, merasa tenang, dan betah berlama-lama di dalamnya.
Dalam beberapa proyek desain, baik untuk klien maupun saat menata ruang pribadi, workstation sering kali jadi tantangan tersendiri. CPU besar yang memakan tempat, kabel berantakan, dan tampilan perangkat yang terasa “berisik” secara visual sering kali justru merusak konsep ruang yang sudah dirancang rapi.
Padahal, di era kerja hybrid seperti sekarang, meja kerja bukan lagi sudut tersembunyi. Ia sering menjadi pusat aktivitas untuk bekerja, membuat konten hingga meeting online, hingga mengurus berbagai kebutuhan rumah tangga. Apalagi kondisi dua anak Manda yang sekolah Blended Learning, dan lebih banyak kelas online, bila tidak kondusif lokasi belajar, jadi sulit untuk bisa fokus. Di titik inilah Manda mulai semakin menyadari workstation bukan sekadar alat kerja, tapi juga elemen interior yang cukup krusial.
Dari situ, Manda mulai melihat bahwa perangkat kerja ideal adalah yang mampu mendukung aktivitas sekaligus menyatu dengan ruang. Kesan dan fungsi tersebut Manda rasakan ada pada ASUS V400 AiO Series.






.jpg)