ABOUT ALIENDA SOPHIA

Manda (Mama Alienda) adalah seorang Mama dari 3 orang anak, 2 putri cantik dan seorang putra tampan. Putri pertama, Nayyara lahir tahun 2015, dan Mysha lahir tahun 2017, lalu El yang lahir di 2025. Manda lulusan desain interior yang saat ini fokus bekerja dari dalam rumah. Manda kini menikmati kesehariannya, setelah sebelumnya memutuskan berhenti bekerja di ranah publik saat lahir Nayyara di tahun 2015.  Pemilik golongan darah langka (O rhesus negatif-) ini, sangat menyukai hal-hal yang indah dipandang. Kenal lebih dekat si pembelajar visual yang selalu bersemangat menceritakan gempita warna warni yang terekam dalam kepalanya.
Read More
Categories

Hai hai TemaNda!

Berangkat dari pengalaman belajar dan bekerja di dunia desain interior, Manda memahami satu hal, bahwa ruang kerja yang nyaman tidak hanya soal fungsi, tapi juga soal rasa. Tentang bagaimana sebuah ruang bisa membantu kita lebih fokus, merasa tenang, dan betah berlama-lama di dalamnya.

Dalam beberapa proyek desain, baik untuk klien maupun saat menata ruang pribadi, workstation sering kali jadi tantangan tersendiri. CPU besar yang memakan tempat, kabel berantakan, dan tampilan perangkat yang terasa “berisik” secara visual sering kali justru merusak konsep ruang yang sudah dirancang rapi.

Padahal, di era kerja hybrid seperti sekarang, meja kerja bukan lagi sudut tersembunyi. Ia sering menjadi pusat aktivitas untuk bekerja, membuat konten hingga meeting online, hingga mengurus berbagai kebutuhan rumah tangga. Apalagi kondisi dua anak Manda yang sekolah Blended Learning, dan lebih banyak kelas online, bila tidak kondusif lokasi belajar, jadi sulit untuk bisa fokus. Di titik inilah Manda mulai semakin menyadari workstation bukan sekadar alat kerja, tapi juga elemen interior yang cukup krusial.

Dari situ, Manda mulai melihat bahwa perangkat kerja ideal adalah yang mampu mendukung aktivitas sekaligus menyatu dengan ruang. Kesan dan fungsi tersebut Manda rasakan ada pada ASUS V400 AiO Series.

 Hai hai TemaNda

Ada fase-fase dalam hidup sebagai orang tua yang kerap kali membuat hati Manda menghangat. Bukan karena sedih, bukan juga karena takut berlebihan. Tapi lebih ke perasaan campur aduk antara bahagia, terharu, dan sedikit rasa gak percaya. Salah satunya adalah ketika akhirnya Manda menemani anak sulung melewati pengalaman sosial yang rasanya sederhana, tapi ternyata punya makna besar.

Sesekali hal seperti ini membuat Manda berpikir sudah jadi orang tua seperti apa sejauh ini. Apakah sudah memilih reaksi-reaksi terbaik setiap menghadapi anak anak kita? Apa sudah sesuai dengan tulisan Kak Dian Restu Agustina tentang karakter pendidik yang sukses? Setiap ada hal baru, saat itu juga Manda mengevaluasi diri.

Contohnya hari itu, Nayyara anak sulung Manda yang usianya baru 10 tahun punya agenda spesial. Untuk pertama kalinya, dia janjian nonton bareng teman-teman sekelasnya. Bukan rame-rame satu kelas, tapi cukup empat orang saja. Perempuan semua. Ada Hagia, Luna, dan Rea. Mereka sepakat nonton Zootopia 2 di CGV Paskal 23 Bandung.

Buat sebagian orang tua, mungkin ini hal biasa. Tapi buat Manda, ini adalah momen transisi kecil yang layak diabadikan dalam tulisan. Karena Nayyara bersekolah daring dengan metode blended learning di Sekolah Murid Merdeka. Dan berarti frekuensi ketemu langsung dengan teman sekelas memang gak sesering sekolah konvensional. Jadi setiap kesempatan bertemu tatap muka rasanya jadi lebih berharga.

 Hai hai TemaNda !

Buat pecinta drama, pastinya banyak pilihan drama yang bisa jadi genre favorit kita. Ada drama yang bikin kita jatuh cinta sama tokohnya. Ada drama yang bikin kita geregetan. Dan ada drama seperti Dear X, yang sejak awal udah terasa menghisap masuk ke lorong gelap yang genrenya bukan tipikal drama Korea mainstream. Sangat jelas ini bukan tipe tontonan yang manis atau healing, Dear X justru menyuguhkan deretan aktris yang sedang populer dengan lapisan psikologis yang rumit, penuh manipulasi, dan nyaris tidak memberi ruang bagi kita untuk bernapas tenang.

Bukan berlebihan kalau banyak orang menyebut drama ini sebagai salah satu proyek paling berani dalam genre melodrama psikologis beberapa tahun terakhir. Mungkin gak cuma Manda yang sekarang melihat Kim Yoo-jung jadi ada kesan ngeri ngeri sedap, karena teringat sosok Baek Ah-jin.

Dan kali ini Manda cuma akan bahas bagian luar dramanya, tanpa banyak Spoiler Ending. Seperti biasa Manda akan spill tipis untuk TemaNda yang butuh ulasan Kdrama ataupun Ulasan Film Korea dengan pendekatan yang lebih psikologis dan gak terlalu bahas luarannya.

Hai hai TemaNda!

Kalau bicara soal kebutuhan tempat tinggal di kota besar, kita semua pasti sepakat satu hal: kenyamanan dan lokasi itu nomor satu. Menariknya, kini informasi dan pilihan sewa apartemen semakin mudah ditemukan lewat platform properti terpercaya seperti properti1.com, yang membantu kita membandingkan unit sesuai kebutuhan dan budget. Apalagi buat kita yang aktivitasnya padat, entah kerja, urus keluarga, atau sekadar ingin hidup lebih ringkas tanpa ribet macet dan jarak tempuh yang jauh. Di titik inilah opsi sewa apartemen sering jadi solusi paling realistis. Bukan cuma soal gaya hidup modern, tapi juga soal efisiensi dan kualitas hidup.

Belakangan, kawasan Jakarta Barat makin dilirik sebagai area hunian yang potensial. Salah satu yang cukup sering dibicarakan adalah sewa apartemen Puri Mansion. Bukan tanpa alasan, apartemen ini menawarkan kombinasi lokasi strategis, fasilitas lengkap, dan suasana hunian yang relatif tenang dibanding pusat kota. Cocok buat kita yang ingin tinggal nyaman tanpa harus selalu berada di tengah hiruk-pikuk.

Hai hai TemaNda!

Kalau ada satu hal yang membuat Manda selalu semangat tiap kali ASUS merilis perangkat bisnis baru, itu karena mereka gak pernah main-main dalam merancang alat kerja. Selalu terasa serius, matang, dan benar-benar memikirkan bagaimana kita para pekerja modern mengandalkan perangkat digital setiap hari. Dan tahun ini, Bandung jadi salah satu kota paling beruntung karena kedatangan rangkaian ASUS Expert Series, sebuah ekosistem perangkat bisnis yang lengkap dengan AI on-device, keamanan kelas enterprise, dan daya tahan berstandar militer.

Sebagai kota kreatif dengan ritme kerja super cepat, Bandung memang butuh perangkat yang bukan cuma kencang, tapi juga tahan banting dan aman. Jadi ketika ASUS mengumumkan peluncuran Expert Series di sini, atmosfernya langsung terasa beda. Ini bukan sekadar launching produk, tapi sebuah langkah untuk memperkuat pondasi teknologi bagi ekosistem bisnis Bandung yang semakin berkembang.

Acara ASUS Media Meeting yang Manda hadiri kali ini berlangsung di Hotel Pullman Bandung bersama teman-teman Blogger Bandung. Selain ngegas dengan insight tentang percepatan teknologi, suasananya juga penuh nostalgia, karena acara ini jadi bagian dari rangkaian road to satu dekade Blogger Bandung. Banyak wajah lama yang akhirnya bisa kangen-kangenan setelah lama hanya saling lihat di media sosial.

Hai hai TemaNda!

Setiap kali media sosial sedang sepi, biasanya ada satu topik yang langsung bikin semua orang “bangun” dan ramai lagi, yaitu isu perceraian artis. Entah siapa yang memulai, entah dari mana bocornya, tapi begitu muncul, langsung beredar cepat. Ada video-video clue, komentar dari akun anonim, pembacaan kode lipstik atau caption yang ditafsirkan sendiri, sampai thread panjang yang berisi asumsi orang-orang.

Sebagai ibu, sebagai perempuan, sebagai kita yang hidupnya sudah cukup padat dengan urusan rumah tangga, pekerjaan, dan menghadapi anak praremaja yang emosinya naik turun seperti roller coaster, kadang kita ikut terbawa suasana. Bukan karena ingin kepo, tapi karena media sosial memang dirancang untuk menarik perhatian kita.

Namun akhir-akhir ini, Manda belajar satu hal yang ternyata sangat membantu, filsafat stoik. Bukan dalam bentuk yang rumit atau filosofis banget, tapi dalam keseharian sederhana yang membuat kita bisa tetap tenang di tengah riuh gosip.

Artikel ini adalah hasil belajar kita sebagai perempuan yang juga sedang kewalahan di fase hidup masing-masing. Yuk, kita bahas pelan-pelan bagaimana stoik membantu kita menghadapi derasnya isu perceraian artis dengan lebih bijak, lebih tenang, dan lebih bertanggung jawab pada kesehatan mental kita sendiri.

Hai hai TemaNda!

Kalau ada fase kehidupan yang benar-benar bikin kita merasa seperti sedang sekolah ulang, mungkin fase punya anak praremaja adalah salah satunya. Di usia inilah, anak makin cepat berubah emosinya, kebiasaannya, cara bicaranya, bahkan caranya memandang dunia. Dan jujur aja, sebagai ibu, kita sering cuma bisa berdiri di tengah riuh itu sambil bilang dalam hati, “Ini anak lagi kenapa, ya? Dan aku harus gimana?”

Tulisan ini bukan tutorial. Bukan panduan. Dan bukan juga tips dari posisi “lebih tahu”. Justru sebaliknya. Ini catatan hasil belajar Manda. Karena jujur saja, Manda sendiri sedang cukup kewalahan menghadapi dinamika anak yang sedang menuju masa remaja. Ada hari yang hangat, ada hari yang terasa seperti kita sedang main tebak-tebakan dengan mood swing yang datang tanpa aba-aba.

Tapi di tengah semua itu, Manda mulai belajar tentang dua hal yang pelan-pelan mengubah cara Manda melihat hubungan ibu-anak, yaitu kesehatan mental dan energi. Dua hal yang ternyata sangat berkaitan.

© Alienda Sophia · THEME BY WATDESIGNEXPRESS